Latest News


More

Posted on : Sabtu, 01 Agustus 2015 [0] comments Label: ,

Wanita ini Berpacaran Dengan Patung Dewa Adonis Yunani

by : Rakatalenta
Wanita ini Berpacaran Dengan Patung Dewa Adonis Yunani - Ternyata istilah ‘Tak ada yang tak mungkin dunia ini’ benar-benar terjadi. Hal ini dibuktikan oleh beberapa orang yang ternyata lebih memilih jatuh cinta, bahkan ada yang menikah dengan benda-benda mati, sebut saja seperti menikah dengan binatang peliharaan, manekin, jatuh cinta dengan mobil hingga patung dewa simbol gairah dari Yunani, Adonis.

Wanita ini Berpacaran Dengan Patung Dewa Adonis Yunani

Dewa Adonis yang digambarkan lewat sosok pria bertubuh atletis dengan dada bidang yang terpahat indah serta dikaruniai wajah rupawan ini membuat seorang wanita bertubuh tambun kelahiran London, Reighner Deleighnie menambatkan hatinya pada sebuah patung yang mewakili sosok dewa ini.

Seperti dilansir dari Daily Mail, wanita yang kini berusia 43 tahun ini mengakui jika patung ini seperti telah menjadi bagian dari dirinya dan menjadi kekasih baginya. Bahkan ia sendiri mengakui belum siap menikah dengan patung ini karena ia bukan tipe wanita setia.

Demi ‘sang pujaan hati’ ia rela merogoh kocek sekitar 395 poundsterling atau setara dengan 6 jutaan untuk memesan sebuah patung yang khusus dibuat dari sebuah batu marmer yang dapat mengeluarkan suhu hangat saat disentuh olehnya.

Selidik punya selidik, wanita berambut coklat ini ternyata mengidap kelainan seksualitas objectum, sebuah perilaku menyimpang yang memiliki hasrat dan ketertarikan terhadap benda mati.(sooperboy)
Posted on : Minggu, 22 Maret 2015 [0] comments Label:

Buya Syafii: Ahok tipe pemimpin yang sudah putus urat takutnya

by : Rakatalenta
Kegigihan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) memperjuangkan sistem e-budgeting untuk APBD DKI 2015 terus menuai simpati dan dukungan banyak kalangan, terutama para tokoh dan pegiat antikorupsi. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif ikut mengomentari gaya Ahok.

"Saya ikuti sepak terjang Ahok ini meskipun belum kenal secara pribadi, dia sosok pemimpin petarung yang mungkin sudah putus urat takutnya. Urusan membela duit rakyat dia tak kepalang tanggung pasang badan meski harus dikeroyok partai-partai di DPRD," kata Buya melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Minggu (22/3).

"Saya rasa dia bersikap ngotot untuk hal sangat prinsipil yang selama ini nyaris tak tersentuh, memberantas permainan kotor dan kongkalikong dalam penyusunan anggaran. Ini sudah jadi borok lama di republik ini," imbuh Buya.

Buya menyatakan kecewa terhadap sikap lembek partai-partai yang terlihat menjadi sumber masalahnya.

"Kebanyakan pimpinan partai PDIP, PKS, Gerindra, PPP, Hanura, Demokrat, Golkar dan PKB justru bersikap mendua. Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari hak angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," ujar Buya. [Merdeka]
Posted on : Senin, 12 Januari 2015 [0] comments Label: ,

Alquran Raksasa Jatuh Dari Atap Rumah Saat Istighasah Di Sidoarjo

by : Rakatalenta

Warga Desa Glagaharum, Sidoarjo, Jawa Timur, menemukan kitab suci Alquran yang berukuran besar sekitar 2 meter x 2,40 meter dengan tebal sekitar 15 centimeter. Salah seorang warga Anang Asriyanto, mengatakan kitab suci tersebut ditemukan dengan kondisi utuh dengan sampul berwarna hitam.

"Huruf hijaiyah Alquran juga tertulis sempurna. Hanya saja, kertas kitab suci itu terlihat ada sobekan dan kertasnya agak rapuh. Dugaan melihat tinta Alquran, usianya bisa mencapai ratusan tahun," katanya seperti ditulis Antara di Glagaharum, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (12/1).

Anang mengemukakan kitab suci tersebut ditemukan mendadak atau secara tidak diketahui datangnya di kamar rumahmya saat sedang melaksanakan kegiatan rutin istighasah. Mendengar suara tersebut, dirinya bersama jamaah melihat benda berwarna hitam dan setelah dibuka, ternyata sebuah kitab suci Alquran berukuran besar.

"Saat temuan kitab suci Alquran raksasa ini, para jamaah sempat kaget mendengar suara benda jatuh dari atap kamar rumah. Sebelum ada temuan kitab suci, para jamaah berkeinginan mempunyai tempat yang lebih luas untuk acara rutinan istighasah. Tapi para jamaah tidak tahu harus berbuat bagaimana karena kami ini dari kalangan biasa, atau ekonomi pas-pasan," ujarnya.

Dia berharap dengan ditemukannya kitab suci Alquran raksasa ini, bisa membawa berkah bagi kepentingan masyarakat banyak dalam mensyiarkan agama Islam. "Kami akan menjaga kitab Alquran ini dan berusaha mengamalkan isi kandungan kitab suci Alquran yang sudah menjadi keharusan bagi umat muslim," pungkasnya. [Merdeka]